Tentang Kami

Juli 29, 2008



Cemara Institute for Education and Culture Yogyakarta merupakan Lembaga non pemerintah (NGO) dan non profit yang terdaftar melalui Akta Notaris H. Hamdhani, SH No. 02, tertanggal 20 Agustus. 2007. Mulanya Cemara Institute merupakan sebuah lembaga kajian yang berfokus pada isu-isu pendidikan, kebudayaan dan sumber daya manusia. Dalam perjalanannya, tercapai sebuah kesepakatan untuk menciptakan pelbagai program strategis yang secara langsung dapat memberdayakan dan mendidik masyarakat secara luas.

Visi dan Misi

Visi:

1. Mewujudkan masyarakat demokratis, sejahtera dan berkeadilan dengan basis kekayaan budaya.

Misi:

1. Menciptakan pendidikan untuk keadilan bersama dalam memperoleh hak akses bagi setiap warga di dalam negara.

2. Mendorong terciptanya masyarakat yang terbuka terhadap keragaman kebudayaan, agama dan golongan sosial.

3. Menciptakan dan mendorong perdamaian lewat ruang dialog keragaman kebudayaan.

4. Pemberdayaan komunitas dan individu sebagai peran pencipta kemakmuran ekonomi masyarakat.

5. Mendorong percepatan proses demokratisasi pada level masyarakat.

Program-program terdahulu

a. Pendidikan multikulturalisme untuk guru-guru madrasah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Program ini didesain untuk memasyarakatkan pluralisme dan multikulturalisme di kalangan masyarakat Yogyakarta. Program ini menjadikan guru-guru madrasah sebagai penerima manfaat program dengan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang, yakni tersebarnya pemahaman pluralisme dan multikulturalisme melalui lembaga madrasah (lembaga pendidikan Islam). Program ini bertujuan mendorong lembaga-lembaga pendidikan untuk terlibat aktif dan mengambil peran dalam upaya kampanye pluralisme dan multikulturalisme. Program ini memiliki posisi strategis mengingat fungsi kelembagaan madrasah yang secara luas bersentuhan langsung dengan peserta didik yang notabene nantinya akan terjun langsung ke ruang sosial. Melalui program ini, guru-guru madrasah diberikan pelatihan untuk memperkenalkan pemahaman pluralisme dan multikulturalisme agar dapat mengambil peran untuk mengajarkannya kepada murid-murid di sekolah.

Hasil sementara dari program ini adalah terbentuknya forum guru-guru madrasah yang disebut sebagai “Komunitas Cemara”. Komunitas Cemara beranggotakan guru-guru madrasah (baik tsanawiyyah maupun aliyah) yang merepresentasikan setiap kabupaten di Yogyakarta (Sleman, Kota Madya Yogyakarta, Kulon Progo, Bantul, dan gunung Kidul). Forum ini diarahakan untuk menjadi fasilitator dan mediator antara guru-guru madrasah untuk terus meningkatkan kapasitas dalam upaya membumikan pluralisme dan multikulturalisme di ruang pendidikan.

Program pendidikan multikulturalisme ini mendapat dukungan dari The Asian Muslim Action Network (AMAN).

b. Pendidikan perdamain untuk pemuda

Program ini merupakan kerjasama Cemara Institute dengan PeaceTech.Inc dan Asian Muslim Action Network (AMAN) Indonesia untuk membuat jaringan perdamaian di kalangan pemuda di Indonesia. Program ini dilaksanakan di beberapa kota lain seperti Jakarta, Surabaya, Makasar, Ambon dan Banda Aceh. Cemara Institute merupakan lembaga yang secara langsung menangani program tersebut untuk cakupan Yogyakarta. Program ini terdiri dari beberapa rangkaian, yakni workshop pendidikan perdamaian untuk pemuda; pengorganisasian video conference pemuda Yogyakarta dengan pemuda di Aceh dan pembentukan Peace Embassy atau jaringan perdamaian pemuda yang dikemudian hari akan menjalankan program-program perdamaian pada lingkup pemuda. Program ini kini tengah berjalan dan berkahir pada akhir Agustus 2008.