Pendidikan Multikulturalisme untuk Guru Madrasah
Program ini didesain untuk memasyarakatkan pluralisme dan multikulturalisme di kalangan masyarakat Yogyakarta. Program ini menjadikan guru-guru madrasah sebagai penerima manfaat program dengan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang, yakni tersebarnya pemahaman pluralisme dan multikulturalisme melalui lembaga madrasah (lembaga pendidikan Islam). Program ini bertujuan mendorong lembaga-lembaga pendidikan untuk terlibat aktif dan mengambil peran dalam upaya kampanye pluralisme dan multikulturalisme. Program ini memiliki posisi strategis mengingat fungsi kelembagaan madrasah yang secara luas bersentuhan langsung dengan peserta didik yang notabene nantinya akan terjun langsung ke ruang sosial. Melalui program ini, guru-guru madrasah diberikan pelatihan untuk memperkenalkan pemahaman pluralisme dan multikulturalisme agar dapat mengambil peran untuk mengajarkannya kepada murid-murid di sekolah.
Hasil sementara dari program ini adalah terbentuknya forum guru-guru madrasah yang disebut sebagai “Komunitas Cemara”. Komunitas Cemara beranggotakan guru-guru madrasah (baik tsanawiyyah maupun aliyah) yang merepresentasikan setiap kabupaten di Yogyakarta (Sleman, Kota Madya Yogyakarta, Kulon Progo, Bantul, dan gunung Kidul). Forum ini diarahakan untuk menjadi fasilitator dan mediator antara guru-guru madrasah untuk terus meningkatkan kapasitas dalam upaya membumikan pluralisme dan multikulturalisme di ruang pendidikan.
Program pendidikan multikulturalisme ini mendapat dukungan dari The Asian Muslim Action Network (AMAN) Internasional.
Anda dapat mendownlad file-file pelatiha melalui link di bawah ini:
memahami-keragaman-di-indonesia
multikulturalisme-demokrasi-dan-pendidikan





